Musim semi 1991. Takaki dan Akari bertemu di sekolah dasar dan terus bertukar surat bahkan setelah dia pindah. Mereka membuat janji terakhir untuk bertemu lagi. Kini tahun 2008. Mereka menjalani hidup masing-masing, jalan mereka tak pernah bersilangan. Kenangan yang bertahan dan firasat akan hari yang dijanjikan itu. Hingga kini, kata-kata mereka dari hari itu masih melayang pelan, melampaui waktu dan jarak. Sebuah kisah singkat tentang pertemuan yang dijanjikan dengan seseorang yang berharga.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!