Sekelompok turis Korea disandera oleh kelompok Taliban ekstremis di Afghanistan. Pemerintah Korea mengirim Jae-ho, yang dikenal sebagai salah satu diplomat paling terampil di Korea, untuk menangani situasi tersebut. Setiba di sana, ia meminta kerja sama pemerintah Afghanistan dan menggunakan segala cara yang mungkin untuk membebaskan para sandera. Namun, usahanya sia-sia. Karena kegagalannya, ia terpaksa bekerja sama dengan Dae-sik, seorang agen khusus yang ahli tentang Timur Tengah. Saat mereka mulai bergerak untuk mendekati Taliban, kematian sandera pertama terjadi. Tanpa pilihan lain, keduanya menjadi sekutu yang tidak terduga dalam perlombaan melawan waktu untuk menyelamatkan sisa sandera.